Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Oktober 2014

Nenek ini Mengikat Cucunya Demi Mencari Nafkah

Venleo.com - Tidak semua orang dilahirkan ke dunia ini sudah dibekali kemewahan serta kasih sayang yang layak, justru sebaliknya demi menyambung kelangsungan hidup mereka harus berjuang keras. Kita harus bersyukur apa yang telah kita jalani ini ketimbang yang dialami anak malang ini.

Bocah laki-laki berusia 9 tahun tampak tertidur di tanah halte bis setiap hari. Ia adalah Lakhan Kale. Bocah ini terduduk di sebuah pagar besi dengan kaki terikat. Ia tak sedang disiksa oleh penjahat, justru yang mengikat kakinya adalah neneknya sendiri, Sakhubai.

Sekilas tak ada yang berbeda dengan Lakhan Kale. Tetapi sesungguhnya bocah ini tak mampu berbicara. Ia mengidap cerebral palsy dan epilepsi. Ia pun tak mampu berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Sepanjang hari ia duduk diam sembari menunggu sang nenek pulang bekerja.

Nenek ini Mengikat Cucunya Demi Mencari Nafkah

Sang nenek mengutarakan alasan mengapa ia melakukan hal ini pada cucunya. "Apa yang bisa kulakukan? Ia tidak dapat berbicara, lalu bagaimana ia bisa bilang pada orang lain jika ia tersesat?" seperti dikutip metro.co.uk.

Sang nenek sehari-hari berjualan mainan dan buket bunga yang dijualnya dengan berkeliling sepanjang kota. Karena khawatir sang cucu hilang, ia memutuskan mengikat kaki Lakhlan di pagar sementara yang bisa dilakukan oleh bocah itu hanyalah tidur di jalanan.

Sehari-hari Lakhan diikat di tempat ini
Sehari-hari Lakhan diikat di tempat ini | Image: Copyright @metro.co.uk

Ayah Lakhan meninggal beberapa tahun silam dan sang ibu kabur dari rumah semenjak kejadian tersebut. Lakhlan pun diasuh sang nenek seorang diri. Tentunya tak mudah bagi sang nenek menghadapi situasi seperti ini.

Foto-foto Lakhan dan Sakhubai muncul di surat kabar lokal India. Berbagai aktivitas sosial sedang memperjuangkan hak dan fasilitas bagi kaum difabel seperti Lakhan agar memiliki kehidupan yang lebih layak.

Tak semua orang dapat hidup dengan baik. Jika sehari-hari kita masih mengeluh betapa berat pekerjaan yang kita lakukan, betapa kecilnya rumah yang kita tinggali dan lain-lain, kisah tentang Lakhan dapat membuka mata hati kita. Kita doakan supaya segera ada uluran tangan untuk membantu keluarga ini menjalani hidupnya agar lebih layak lagi.

Selasa, 08 Juli 2014

Anak Ini Kumpulkan Dana Demi Pengobatan Sahabatnya

Venleo.com - Mempunyai sahabat sejati tidaklah banyak yang kita miliki. Memang benar dalam pergaulan mungkin Anda memiliki banyak teman, namun untuk sahabat sejati mungkin hanya satu atau dua orang saja. Memiliki sahabat di saat suka dan duka, tempat berbagi cerita dan keluh kesah, tentunya bagaikan harta berharga yang kita miliki di dunia.

Seorang sahabat dapat memerankan bagaikan saudara kandung dan mengobati luka kita setelah dunia mulai menjauh dari kita, setidaknya hal inilah yang ditunjukkan oleh Quinn Callander dan Brayden Grozdanich yang sebagaimana diberitakan buzzfeed.com.

Anak ini Berhasil Kumpulkan Dana Untuk Operasi Sahabatnya
Brayden mengidap cerebral palsy yang mengakibatkan tangan kanan dan kakinya tidak dapat berfungsi normal. Ia harus melakukan berbagai terapi dan akhirnya dokter memutuskan sebaiknya Brayden menjalani operasi. Tentunya biaya operasi sangat mahal.

Anda tak perlu melakukan hal besar dan menjadi orang besar untuk mengubah dunia. Hanya hal kecil dengan cinta besar maka Anda dapat mengubah dunia, setidaknya bagi dunia seseorang.

Mendengar sang sahabat dalam kesulitan, Quinn tak dapat menahan dirinya. Ia memutuskan untuk membuat stand minuman limun demi mengumpulkan dana untuk membantu biaya operasi Brayden.

Dengan cepat stand minuman limun ini didatangi oleh penduduk lokal yang berbondong-bondong ingin menyumbangkan sebagian rejekinya. Melihat apa yang dilakukan oleh Quinn, ibunda Quinn memutuskan untuk membantu dengan cara yang lebih besar lagi.

Menggunakan situs crowdfunding, ibu Quinn berusaha mengumpulkan $ 20.000 untuk membantu biaya operasi sahabat sang anak. Tak disangka, jumlah yang dikumpulkan dari stand limun dan kampanye melalui internet ini mencapai $ 55.000, tentu ini adalah jumlah yang sangat luar biasa bukan.

Kini Brayden sedang bersiap-siap menjalani operasinya sementara Quinn dengan setia menanti sahabatnya sembuh. Jika Anda tersentuh mendengar cerita ini, ya, semua ini dilakukan oleh seorang anak laki-laki berusia 7 tahun untuk sahabat tercintanya.

Senin, 07 Juli 2014

Inspirasi : Wanita ini Membuat 1000 Boneka Untuk Mengobati Kankernya

Venleo.com - Tidak semua orang bisa menghadapi kenyataan yang ia alami, hal tersebut ada sebagian menanggapi secara pasrah dan ada juga memperjuangkan sisa-sisa hidupnya untuk menyempurnakan hidupnya di dunia ini.

Seperti halnya yang diderita Zhou Jie dengan penyakit beratnya, hidup tetap harus semangat. Itulah yang ada di dalam benak seorang wanita 26 tahun. Di usia yang sangat belia, ia mengidap kanker usus yang pelan-pelan menggerogoti tubuhnya.

Wanita ini Membuat 1000 Boneka Untuk Mengobati Kankernya

Sebulan setelah menikah di bulan Oktober 2012, Zhou Jie menerima kabar buruk yang bagai petir di siang bolong. Untuk mengobati penyakitnya ia sudah menguras hampir seluruh simpanan keluarganya.

Sebenarnya dia bisa meminta sumbangan dan mencari donatur, namun wanita itu lebih memilih untuk membuat boneka dan menjualnya secara online. Hasil penjualan boneka tersebut dipakai untuk membiayai pengobatannya sendiri.

Wanita asal Sichuan ini disebut sebagai si gadis boneka karena kisahnya yang mengharukan di Weibo. Zhou Jie memang membuat mini diary dalam micro blognya di Weibo. Hujan simpati pada kisah Zhou Jie mengetuk hati para sukarelawan yang kadang datang untuk membantu wanita itu membuat dan menjual boneka secara online.

Meski sudah mengusahakan pengobatannya sendiri dengan menjual boneka, kondisi Zhou Jie tak bisa dikatakan membaik. Meski tubuhnya semakin kurus, ia tetap membuat boneka-boneka lucu untuk dijual. Setidaknya, ia tak banyak membebani keluarganya untuk biaya pengobatan.

Berjuang dengan penyakitnya selama hampir 2 tahun, akhirnya Zhou Jie berpulang pada Sang Pencipta pada 29 Juni lalu, Zhou meninggal setelah mengalami koma di sela-sela membuat boneka tanda terima kasih untuk pembelinya. Ia meninggal dengan tenang tanpa penyesalan setelah berhasil membuat 1000 buah boneka.

Bahkan, setelah ia meninggal, Zhou Jie masih berbagi kebaikan. Semasa hidup, ia sudah setuju untuk mendonorkan organ tubuhnya. Sungguh mulia masa hidup Zhou Jie yang di sisa hidupnya masih memikirkan orang lain. Walau hidup ini hanya sementara, tapi jika kita manfaatkan dengan benar pasti sangat berwarna. Selamat beristirahat dengan tenang ya Zhou Jie.

Selasa, 01 Juli 2014

Kisah Seorang Gadis Yang Sangat Menyayangi Neneknya

 Venleo.com - Kasih sayang orang tua memang melebihi segalanya, tidak terkecuali juga sang nenek. Pada saat kedua orang tua kita berjuang mencari nafkah, sang neneklah yang menjadi peran seperti orang tua kita. Seperti yang dilakukan oleh Wan Zongsiu kepada cucunya, Huang Lihua.

Huang Lihua dibesarkan oleh Wang Zongsiu yang menganggapnya seperti anak sendiri sejak tahun 90-an. Namun seiring berjalannya waktu, Wang yang semakin menua tidak mampu pergi kemana-mana sendirian.

Kondisi ini tentunya membuat khawatir Huang. Wang pun menghabiskan banyak waktunya sendirian di rumah, di sebuah desa yang terletak di Chongqing, China, demikian dilansir shanghaiist.com.

Mengapa Wanita Ini Sangat Mencintai Neneknya, Ini Kisahnya

Tidak mau neneknya kesepian, Huang pun memutuskan untuk mengajak sang nenek, kemanapun ia pergi. Huang yang membuka restoran barbeque di siang hari pun, tak keberatan mengajak sang nenek ke tempat kerjanya setiap hari. Kala sang nenek sakit, Huang bergantian dengan kekasihnya, menggendong dan mengantar neneknya ke dokter.

"Semua yang saya berikan dan lakukan pada nenek, dulunya pernah beliau lakukan saat saya masih kecil," ujar Huang tentang apa yang dilakukannya. Tanpa ragu Huang menggandeng tangan sang nenek dan menyuapinya saat makan.

Dalam hidup ini, kita takkan dapat membalas apa yang telah orang tua kita berikan. Hingga saatnya mereka semakin bertambah tua, mereka tentunya tak menginginkan sedikit pun harta yang kita miliki. Hanya kasih sayang dan perhatian yang membuat hari-hari mereka menjadi berarti. Seumpama dimana mereka menanam bening distulah mereka menuai padi.

Selasa, 03 Juni 2014

Api Kecemburuan Dapat Menghancurkan Kehidupan Kita

Venleo.com - Kecemburuan yang ada pada diri kita, mulut dan pikiran bisa lebih jahat daripada tangan yang mencuri hak orang lain. Kecemburuan juga bisa menghancurkan hidup kita sendiri, setelah kita menghancurkan kehidupan orang yang kita cemburui, berikut ini yang dikutip dari Vemale.com.

Ungkapan orang bijak, mematikan lilin orang lain tak akan membuat lilin kita sendiri paling bersinar. Dan seperti itulah kecemburuan membunuh karakter Anda. Dan berikut ini adalah beberapa jenis kecemburuan yang perlu Anda waspadai.

Api Kecemburuan Dapat Menghancurkan Kehidupan Kita

Kecemburuan Dalam Hubungan Cinta

Bisa jadi bumbu dan bisa jadi senjata makan tuan. Kalau kecemburuan begitu berlebihan, pasangan juga tidak akan tahan. Kecemburuan juga bisa membunuh kepercayaan dalam hubungan cinta Anda.

Kecemburuan Pada Popularitas

Sebelum Anda cemburu pada seseorang karena dia lebih populer, pikirkan lagi apa Anda sendiri siap dengan tanggung jawab dari sebuah popularitas. Di balik popularitas seseorang, ada sesuatu yang mereka korbankan, dan biasanya merupakan kehidupan pribadi yang tak semua orang siap melakukannya.

Kecemburuan Pada Bentuk Tubuh

Salah satu kecemburuan yang juga bisa membunuh kepercayaan diri Anda adalah ketika Anda merasa tubuh orang lain lebih baik dibanding tubuh Anda. Kita dianugerahi tubuh yang sesuai dengan kapasitas dan kelebihan kita. Kembali pada kita untuk menjaga dan merawatnya, bukan menyesalinya.

Kecemburuan Pada Saudara Sendiri

Ini adalah salah satu masalah kecemburuan yang banyak menghantui keluarga. Ketika dua saudara bukan saling mendukung, namun saling bersaing. Namun ketika ini terjadi, sebenarnya kita sedang menggali lubang untuk diri sendiri dan menjerumuskan keluarga sendiri.

Kecemburuan Dalam Karir

Kecemburuan terakhir yang bisa membunuh kehidupan Anda adalah ketika pekerjaan tak lagi menjadi lahan yang menyehatkan, namun lebih menyakitkan dan saling menjerumuskan. Tapi percayalah, kalau memang Anda berusaha dan kesempatan itu milik Anda, mereka akan datang pada Anda tanpa harus menjatuhkan rival Anda.

 Jangan menggali lubang untuk membunuh diri Anda sendiri. Tanamlah benih kebaikan yang bisa berbalik menjadi hal yang bermanfaat bagi Anda sendiri maupun orang lain. Semoga bermanfaat.

My Mood My Art, Melukis Gambar Sendiri

Venleo.com - Apakah Anda pernah dengar Hama-House? Dia adalah seniman yang suka buat sketsa dari orang-orang yang duduk di warung sambil cicipi kopi. Seniman memang memiliki cara unik tersendiri untuk mencari inspirasinya masing-masing.

Salah satu seniman asal Vietnam, Tamypu justru menggunakan dirinya sendiri sebagai inspirasinya. Jika ketika badmood menyerang kebanyakan orang akan menghabiskan waktunya untuk tidur, Tamypu akan melukiskan betapa murung dirinya menjadi suatu karya.

My Mood My Art, Melukis Gambar Sendiri
Setelah lulus menempuh pendidikannya di bangku kuliah, Tamypu semakin mencintai berkecimpung di dunia seni, sebagai mahasiswa jurusan desain interior, tentu Tamypu sudah sangat akrab dengan sketsa manual maupun digital.

Berkat beberapa pekerjaan part time yang ditekuninya, wanita ini akhirnya belajar beberapa pengetahuan lainnya tentang ilmu grafis. Berawal dari sini akhirnya Tamypu tertarik pada ilustrasi, desainer grafis dan fotografi.

Dikutip dari akun tumblr Tamypu. Hal yang unik dipadukan oleh wanita ini dalam setiap karyanya, warna dan khayalan yang nyata. Anda akan seolah-olah diajak untuk menikmati dunia nyata yang lebih berwarna, termasuk ketika dia memotret dirinya sendiri kemudian menciptakan sketsa yang dibuatnya secara cepat.

Tamypu juga termasuk wanita yang romantis, buktinya dia juga membuat sketsa unik dari kekasihnya untuk merayakan hari kasih sayang beberapa waktu yang lalu.

Keren, Kereta Api Bekas Dijadikan Hotel Mewah

Venleo.com - Kereta api memang sudah menjadi sarana transportasi bagi sebagian manusia, hal tersebut tentu bisa Anda lihat di tanah air kita. Tapi jika ada gerbong yang tak terpakai lagi maka hanya ditinggalkan begitu saja, mungkin karena ukuran yang besar maka dapat dipastikan sulit dimanfaatkan ya.

Justru hal tersebut bertolak belakang di Afrika Selatan. Mereka memanfaatkan gerbong kereta tua lalu dijadikan hotel. Hotel ini dinamai 'The Santos Express Train Lodge' di kota pelabuhan Mossel Bay di Southern Cape, Afrika Selatan.

Kutipan dari amusingplanet.com menjelaskan kalau gerbong kereta ini telah diubah menjadi hotel kecil yang terletak 30 meter dari laut. Ada 7 gerbong yang masing-masing terdiri dari 4 gerbong kamar dengan sistem kamar dan toilet bersama, 1 gerbong dengan sistem bangsal dan 2 gerbong suite yang dinamakan "Royal Ladies".
Keren, Kereta Api Bekas Dijadikan Hotel Mewah

Ruangan di dalam gerbong kereta

Ruangan di dalam gerbong kereta | Copyright @ amusingplanet.com

Hotel ini menjadi tempat favorit wisatawan dengan budget rendah. Sesuai dengan fasilitasnya yang minim tetapi tidak melupakan kebersihan dan kenyamanannya. Restoran di hotel ini juga menyediakan berbagai menu makanan tradisional Afrika Selatan, misalnya bobotie (daging cincang dengan saus gurih).

Jika Anda bepergian ke Afrika Selatan dan ingin merasakan sensasi tidur di gerbong kereta yang menghadap pantai indah, Anda bisa mampir ke The Santos Express Train Lodge seperti foto di atas ini.

Anak-Anak India ini Menggunakan Tas Kardus Untuk Sekolah

Venleo.com - Hidup di dunia ini tentu ada beda golongan yang berupa miskin dan kaya, hal tersebut sudah diatur oleh maha pencipta. Dan hal tersebut terjadi pada anak India. Banyak anak di India yang tak mendapatkan kemewahan atau fasilitas sekolah yang memadai untuk belajar, bahkan sekadar bangku atau meja untuk belajar di sekolah. Kenyataan ini pun akhirnya mendorong sebuah lembaga non-profit menciptakan Help Desk.

Sebagaimana yang diberitakan dari huffingtonpost.com, sebuah tim di Aarambh sebuah organisasi yang terletak di New Bombay tergerak untuk menciptakan Help Desk. Help Desk ini dibuat untuk membantu masyarakat pedesaan dan perkampungan yang membutuhkan.

Anak-Anak India ini Menggunakan Tas Kardus Untuk Sekolah

Apakah Help Desk ini?  Help Desk ini adalah tas kardus, tepatnya tas yang dibuat dari kardus-kardus bekas. Fungsinya pun tidak terbatas hanya sebagai tas sekolah tetapi juga bisa dijadikan sebagai meja untuk belajar di ruang kelas.

Setelah memproduksi Help Desk, Aarambh mendistribusikan produknya ke sekolah-sekolah di Maharashtra, sebuah daerah di wilayah barat India. Meskipun tas ini terlihat sederhana dan jauh dari kesan mewah, anak-anak di sana sangat senang. Mereka pun semakin semangat dan gembira untuk belajar karena merasa lebih nyaman dan bisa melakukan kegiatan belajar dengan lebih efektif.

Kurangnya bangku kelas hanya satu dari sejumlah hambatan atau masalah yang dihadapi oleh anak-anak di India. Masalah lain yang dialami anak-anak India adalah kurangnya sistem sanitasi yang baik.

Jumlah toilet umum terbatas bahkan bisa sangat berbahaya jika digunakan. Bagi anak-anak perempuan, kurangnya pembalut juga membuat mereka enggan pergi ke sekolah (kebersihan diri yang belum bisa terpenuhi membuat mereka memilih untuk tidak datang ke sekolah).

Di Indonesia juga masih banyak anak yang belum mendapatkan akses pendidikan yang cukup. Jika Anda memiliki semangat untuk membantu menyelamatkan generasi masa depan atau memberikan kontribusi langsung untuk pendidikan anak-anak saat ini, jangan ragu untuk segera bertindak sekarang juga.

Senin, 02 Juni 2014

Nenek ini Mengikat Cucunya Demi Mencari Nafkah

Venleo.com - Tidak semua orang dilahirkan ke dunia ini sudah dibekali kemewahan serta kasih sayang yang layak, justru sebaliknya demi menyambung kelangsungan hidup mereka harus berjuang keras. Kita harus bersyukur apa yang telah kita jalani ini ketimbang yang dialami anak malang ini.

Bocah laki-laki berusia 9 tahun tampak tertidur di tanah halte bis setiap hari. Ia adalah Lakhan Kale. Bocah ini terduduk di sebuah pagar besi dengan kaki terikat. Ia tak sedang disiksa oleh penjahat, justru yang mengikat kakinya adalah neneknya sendiri, Sakhubai.

Sekilas tak ada yang berbeda dengan Lakhan Kale. Tetapi sesungguhnya bocah ini tak mampu berbicara. Ia mengidap cerebral palsy dan epilepsi. Ia pun tak mampu berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Sepanjang hari ia duduk diam sembari menunggu sang nenek pulang bekerja.

Nenek ini Mengikat Cucunya Demi Mencari Nafkah

Sang nenek mengutarakan alasan mengapa ia melakukan hal ini pada cucunya. "Apa yang bisa kulakukan? Ia tidak dapat berbicara, lalu bagaimana ia bisa bilang pada orang lain jika ia tersesat?" seperti dikutip metro.co.uk.

Sang nenek sehari-hari berjualan mainan dan buket bunga yang dijualnya dengan berkeliling sepanjang kota. Karena khawatir sang cucu hilang, ia memutuskan mengikat kaki Lakhlan di pagar sementara yang bisa dilakukan oleh bocah itu hanyalah tidur di jalanan.

Sehari-hari Lakhan diikat di tempat ini
Sehari-hari Lakhan diikat di tempat ini | Image: Copyright @metro.co.uk

Ayah Lakhan meninggal beberapa tahun silam dan sang ibu kabur dari rumah semenjak kejadian tersebut. Lakhlan pun diasuh sang nenek seorang diri. Tentunya tak mudah bagi sang nenek menghadapi situasi seperti ini.

Foto-foto Lakhan dan Sakhubai muncul di surat kabar lokal India. Berbagai aktivitas sosial sedang memperjuangkan hak dan fasilitas bagi kaum difabel seperti Lakhan agar memiliki kehidupan yang lebih layak.

Tak semua orang dapat hidup dengan baik. Jika sehari-hari kita masih mengeluh betapa berat pekerjaan yang kita lakukan, betapa kecilnya rumah yang kita tinggali dan lain-lain, kisah tentang Lakhan dapat membuka mata hati kita. Kita doakan supaya segera ada uluran tangan untuk membantu keluarga ini menjalani hidupnya agar lebih layak lagi.