Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2016

Berubah Pikiran, Mourinho Batal Jual Dua Pemain Ini

Jose Mourinho (Reuters)


  Manchester- Manajer anyar Manchester United Jose Mourinho tidak jadi menjual gelandang Marouane Fellaini dan bek Daley Blind. Mourinho berubah pikiran dan siap memberikan kesempatan kepada keduanya di musim 2016/2017.

Blind dan Fellaini sebelumnya santer dikabarkan masuk daftar jual MU musim panas ini. Mourinho konon tidak menyukai kedua pemain ini sehingga siap menjualnya untuk menambah anggaran belanja.


Posisi Blind di lini belakang akan digantikan oleh Eric Bailly yang direkrut dari Villarreal. Sedangkan Fellaini tidak dibutuhkan lagi karena MU akan merekrut Paul Pogba.

Menurut laporan Daily Mail, setelah mempertimbangkan berbagai hal, Mourinho memilih memberikan kesempatan kepada Blind dan Fellaini untuk membuktikan diri di Old Trafford musim depan.

Fellaini akan dipertahankan karena lini tengah MU kekurangan stok pemain. Juan Mata dan Ander Herrera yang kemungkinan dilego Mourinho.

Adapun Blind masih dibutuhkan Mourinho karena kemampuannya menempati berbagai posisi. Mourinho sangat membutuhkan pemain yang bisa main di beberapa tempat.

Hanya Imbang Lawan Persija, Persib Mengaku Kurang Hoki


Persib Vs Persija (Yoppy Renato / Liputan6.com)

Bandung menyesali laga lawan Persija yang hanya berakhir imbang 0-0. Tim Maung Bandung menilai hasil tersebut karena kurangnya faktor keberuntungan semata.

Sepanjang laga pekan ke-10 Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (16/7/2016), Persibmemang jauh lebih dominan ketimbang Persija. Sayang, keinginan Persib untuk mendapatkan kemenangan gagal terwujud.


"Persija memang bermain hanya untuk bertahan saja. Mereka tak berani bermain terbuka untuk mendapat hasil imbang di sini. Jelas aya tak puas. Saya dan teman-teman sudah berjuang. Tapi, Dewi Fortuna belum mau memihak kepada kami," kata Zulham kepada Liputan6.com seusai laga.

Hal senada juga disampaikan oleh bek Persib, Dias Angga Putra. Ia mengungkapkan Tim Maung Bandung telah melakukan instruksi pelatih meski gagal menembus pertahanan Persija.

"Untuk pertandingan malam ini, pemain sudah berjuang maksimal. Apa yang diintruksikan pelatih sudah dijalankan namun kami belum beruntung meski banyak kesempatan cetak gol," kata Dias.

Hasil imbang membuat Persib gagal memangkas jarak dengan para tim di atasnya. Saat ini Persib masih tertahan di posisi kedelapan dengan raihan 14 poin, terpaut tujuh poin dari Madura United yang memimpin klasemen.

"Saya yakin Persib akan memperbaiki posisi di klasemen nantinya. Kembalinya Djanur adalah keputusan yang bagus. Permainan Persib sudah berubah. Tapi, kali ini kami hanya tak beruntung saja," kata Zulham mengakhiri.

Portugal Juara, Neymar Jagokan Ronaldo Raih Ballon d'Or

Bintang Barcelona, Neymar (kiri), Lionel Messi (tengah), dan bomber Real Madrid, Cristiano Ronaldo (kanan) dalam acara gala Ballon d'Or 2015, di Zurich, Swiss, Senin (11/1/2016). (AFP/Olivier Morin).

Liputan6.com, Barcelona - Keberhasilan Cristiano Ronaldo membawa Portugal menjadi juara Piala Eropa 2016 membuat Neymar ikut melontarkan pujian. Bahkan ia menjagokan pemain Real Madrid itu dalam penghargaan Ballon d'Or tahun ini.

Ronaldo berperan besar dalam suksesnya Portugal menjadi kampiun di Benua Biru. Sumbangan tiga gol dan tiga assistnya sepanjang turnamen membuat Selecao melaju mulus hingga juara.


Di saat bersamaan, petaka justru menimpa rival Ronaldo, Lionel Messi. Bintang Barcelona itu justru gagal membawa Argentina menjuarai Copa America 2016.

"Memenangkan gelar berperan besar dalam Ballon d'Or. Ronaldo memenangkan Liga Champions dan Piala Eropa, jadi dia dalam posisi bagus," kata Neymar seperti dilansirLance.

"Selain itu Ronaldo adalah pemain hebat. Saya tidak pernah ragu mengatakannya," ujar rekan Messi di Barcelona tersebut menambahkan.

Sejauh ini CR7 sudah tiga kali meraih Ballon d'Or yakni pada tahun 2008, 2013, dan 2014. Sementara Messi sudah lima kali yakni 2009, 2010, 2011, 2012, dan 2015.

Gelandang Senior MU Kaget dengan Gaya Melatih Mourinho

Mourinho sudah seminggu lebih memimpin latihan di Carrington, komplek latihan Manchester United.

Manchester - Gelandang senior Manchester United, Michael Carrick mengatakan bahwa pola latihan yang diterapkan Jose Mourinho tak serumit yang dipikirkan banyak orang. Carrick malah senang dengan gaya manajer baru MU itu melatih. Ini sedikit membuatnya kaget.

Mourinho sudah seminggu lebih memimpin latihan di Carrington, komplek latihan Setan Merah (julukan MU). Banyak pemain yang menilai bahwa karakteristik Mourinho lebih menyenangkan bila dibandingkan dengan manajer MU sebelumnya, Louis van Gaal.

Saat masih menjadi manajer MU, Van Gaal menempatkan beberapa kamera CCTV di Carrington. Ini dilakukan Van Gaal untuk memantau semua kegiatan para pemainnya. Namun hal yang dilakukan manajer asal Belanda itu malah membuat Wayne Rooney dan kawan-kawan merasa hidup di penjara.

Sejak kedatangan Mourinho, kamera CCTV itu dilepas dan menjadi kabar baik untuk para pemain. "Jelas ini sangat baik. Kami sudah latihan lebih dari seminggu bersama Mourinho. Itu sangat menyenangkan," kata Carrick, seperti diberitakan Metro.

"Sesi latihannya sangat baik, dia belum merusak suasananya. Ternyata gaya latihannya tidak sesulit yang Anda pikirkan," ucap gelandang asal Inggris tersebut.

Carrick melanjutkan, Mourinho merupakan sosok yang supel. Hal ini membuat mantan manajer Chelsea itu mudah menyatu dengan skuat MU. 

Bahkan, semua masukan yang diberikan Mourinho bisa dicerna dengan mudah untuk menghadapi sesi pramusim di Tiongkok, minggu depan. Pemain MU pun tampak enjoy menjalankan instruksi latihan dari Mourinho.

"Ketika Anda mempunyai manajer baru, sesi pramusim menjadi sedikit berbeda karena ada kepribadian dan cara-cara baru. Tapi Anda tetap harus mempersiapkan diri untuk pertempuran, menjadi fit dan membangun mental," ujar Carrick.

Kepindahan Pogba ke MU , Mourinho Jadi Faktor Penentu

Paul Pogba (Reuters)
Manchester- Keinginan Manchester United merekrut kembali gelandang Paul Pogba dari Juventus tak bertepuk sebelah tangan. Pogba tidak menutup kemungkinan balik ke Old Trafford musim panas ini.

Pogba santer dikabarkan menjadi buruan utama MU saat ini. Pemuda Prancis itu bakal menjadi rekrutan keempat manajer anyar MU Jose Mourinho setelah Eric Bailly, Zlatan Ibrahimovic dan Henrikh Mkhitaryan.

The Red Devils harus bersaing dengan Real Madrid yang juga menginginkan Pogba. Meski harus bersaing dengan Madrid, peluang MU mendapatkan Pogba cukup terbuka lebar.

Sosok Mourinho bisa menjadi faktor penentu Pogba dalam memutuskan masa depannya.Daily Mail melaporkan Pogba ingin berbicara langsung dengan Mourinho sebelum membuat keputusan bertahan di Juve atau pindah klub.

Juventus sendiri diperkirakan akan bersedia menjual Pogba bila menerima tawaran di atas 120 juta euro. I Bianconeri butuh dana segar untuk membeli penyerang Napoli Gonzalo Higuain.

Pogba saat ini sedang berlibur di Amerika Serikat setelah membela Prancis di Piala Eropa 2016. Mourinho ingin Pogba menentukan masa depannya secepat mungkin agar bisa langsung bergabung dalam pemusatan latihan MU usai liburan musim panas.

JOSE MOURINHO MEMBUANG PEMAIN SENILAI RP 1,3 TRILYUN


Manchester United merobek dompetnya musim panas ini dengan kedatangan Eric Bailly, Henrikh Mkhitaryan dan Zlatan Ibrahimovic yang sudah menyita biaya sebesar Rp 1,15 Trilyun, tapi mereka juga mengimbanginya dengan menjual empat pemain yang tidak mereka inginkan, senilai Rp 1,3 Trilyun.

Pelatih baru Jose Mourinho ingin memulai segala sesuatunya dari nol, dengan kemungkinan tidak memberi tempat bagi empat pemain. Mereka adalah Daley Blind, Marcos Rojo, Bastian Schweinsteiger atau Juan Mata.

Keempat pemain ini sudah tiba di Old Trafford dalam dua setengah tahun terakhir, tapi klub bersedia untuk menjualnya lagi musim panas ini, menurut Daily Record.

Blind, Rojo dan Schweinsteiger telah gagal bermain sesuai harapan sejak mereka tiba, sementara Juan Mata - yang telah menjadi favorit penggemar sejak tiba pada bulan Januari 2014 - bukan jenis pemain yang Mourinho inginkan, dengan sang pelatih Portugis menjual dia ke Manchester United sementara berada di Chelsea.

Masih harus dilihat berapa banyak Red Devils bisa menutup kerugian dengan menjual empat pemain itu, tapi ada kemungkinan bahwa mereka akan membuat kerugian dari investasi awalnya. Namun, klub bersedia melakukan apa pun untuk menantang gelar Liga Inggris pertama mereka sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada tahun 2013, dan rekor kesepakatan Premier League TV baru-baru ini berarti bahwa mereka memiliki sumber daya untuk melakukannya.


Rabu, 16 Desember 2015

Antara Pogba, Tendangan Bebas Pirlo, dan Seorang Penderita Kanker

Paul Pogba mengucapkan terima kasih kepada Andrea Pirlo. Gelandang Juventus itu juga mendedikasikan gol ke gawang Torino untuk seorang penderita kanker.

Pogba menjadi motor kemenangan 4-0 Juventus atas Torino di Juventus Stadium pada babak 16 besar Coppa Italia, Rabu (16/12/2015) atau Kamis dini hari WIB. Pada laga tersebut, Pogba mencetak satu gol indah lewat tendangan bebas.
"Saya sudah berlatih tendangan bebas. Saya berterima kasih kepada Andrea, karena saya belajar banyak dari dia," ujar Pogba kepada Rai Sport.

Pogba kini menjadi salah satu eksekutor utama tendangan bebas Juventus sepeninggal Pirlo. Satu gol ke gawang Torino itu pun membuktikan bahwa dia sudah bisa menjalankan tugasnya dengan baik, meski belum tentu bisa dibandingkan dengan Pirlo.

Saat merayakan gol, Pogba menarik kostumnya ke atas. Di balik kostumnya, terbaca tulisan "Bryan sono con te" yang berarti "Bryan, saya bersamamu".

"Bryan adalah anak berusia 11 tahun yang mencintai Juventus. Dia mengidap kanker," tutur Pogba di situs resmi klub.

"Saya katakan kepada dia bahwa saya akan mencetak gol untuknya dan saya akan selalu bersamanya," ucap pemain asal Perancis itu.

Soal hasil pertandingan, Pogba mengaku keberhasilan Juventus lolos tak lepas dari tekad kuat para pemain untuk selalu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Bukan hanya Pogba yang mendedikasikan golnya untuk orang lain. Paulo Dybala juga melakukan hal serupa.

Seusai mencetak gol, dia mengangkat kostumnya dan terdapat kaus bertuliskan "Ale & Ricky Presenti". Ale dan Ricky merupakan panggilan akrab Alessio Ferramosca dan Riccardo Neri.

Dua pemain muda Juventus itu meninggal tepat 15 tahun lalu (15/12/2006) saat berusaha terjatuh di danau buatan di Vinovo, tempat latihan Juventus. Keduanya meninggal dunia di rumah sakit akibat hipotermia.

Juventus lolos ke perempat final dan masih akan menunggu pemenang antara Lazio dan Udinese. Babak perempat final Coppa Italia baru akan dimainkan pada Januari 2016.(Sumber)

Di Balik Persahabatan Suarez dan Messi

Pemain depan Barcelona, Luis Suarez, mengklaim bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan Lionel Messi. Kesamaan kultur memengaruhi pertemanan di antara kedua pemain.

Suarez bergabung dengan Barcelona sejak musim panas 2014. Dia beradaptasi dengan cepat dan meraih tiga gelar sekaligus pada musim pertamanya di Camp Nou.

Diakui Suarez, proses adaptasinya turut dibantu oleh Messi. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama di luar lapangan.

"Seseorang dari Uruguay dan Argentina memiliki kesamaan dari kehidupan sehari-harinya. Kami saling mengetahui kultur satu sama lain," kata Suarez.

"Kami sering minum bersama. Kami kerap membicarakan beberapa hal saat masih muda. Senang bisa mengalihkan perhatian dari lapangan untuk sesaat," tutur Suarez.

Kini, Suarez dan Messi tengah berada di Yokohama untuk menyiapkan partai kontra Guangzhou Evergrande pada semifinal Piala Dunia Antarklub di Stadion Nissan, Kamis (17/12/2015). Di turnamen ini, Barcelona berpeluang meraih gelar kelima pada 2015 (Sumber)

Chelsea Mungkin Akan Terdegradasi

Eks bomber Liverpool yang kini memperkuat West Ham United, Andy Carroll, menilai bahwa Chelsea bisa saja mengalami degradasi pada Premier League musim ini.

Tentunya, Carroll tak asal bicara. Pernyataan itu dilontarkan pemain Inggris berusia 26 tahun tersebut dengan mengacu kepada pencapaian skuad asuhan Jose Mourinho hingga saat ini.

The Blues sedang menjalani performa yang buruk di liga domestik. Dari 16 pertandingan, sang juara bertahan baru mengemas 15 poin lantaran sudah mengalami sembilan kekalahan, termasuk kalah 1-2 dari West Ham pada Oktober 2015.

Tak hanya itu, posisi Chelsea saat ini hanya berjarak satu poin dengan zona degradasi. Carroll pun berpendapat bukan hal mustahil bagi klub sekelas Chelsea untuk turun kasta.

"Sulit dibayangkan Chelsea bisa berada di posisi tiga terbawah pada akhir musim. Namun, melihat performa mereka saat ini, bukan tak mungkin hal itu terjadi," ujar Carroll, Rabu (16/12/2015).

"Sungguh gila melihat kualitas yang ada di dalam tim itu berada di papan bawah liga. Sulit dipercaya karena mereka punya pemain berkualitas dan menghabiskan dana yang besar untuk itu," tutur pencetak satu gol kala West Ham menang 2-1 atas Chelsea (24/10/2015) itu.

Menurut catatan Opta, mengalami sembilan kali kekalahan dalam 16 laga Premier League musim ini bagi Chelsea menyamai rekor buruk pada musim 1978-1979. Saat itu, The Blues harus terdegradasi pada akhir musim.

Berbeda dengan Chelsea, klub Carroll berada di posisi yang lebih "nyaman". West Ham United kini menduduki peringkat kedelapan dengan raihan 24 poin, setara dengan Liverpool di posisi kesembilan.

Pada laga selanjutnya, pasukan Mourinho akan diuji oleh perlawanan Sunderland di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (19/12/2015). Adapun West Ham akan bertandang ke markas Swansea City, Minggu (20/12/2015)(Sumber)

Guendogan Makin Laris, Dortmund Siapkan Kontrak Baru

Manajemen Borussia Dortmund tengah menyiapkan kontrak baru bagi gelandang Ilkay Guendogan. Hal ini sebagai bagian dari upaya Borussia Dortmund memagari asetnya itu.

Ikatan kontrak Guendogan di Dortmund sebenarnya baru akan berakhir pada musim panas 2017. Namun, sejumlah klub di luar Jerman sudah menaruh minat kepadanya.

Juventus adalah klub yang telah menunjukkan minat paling besar untuk merekrut pemain berusia 25 tahun ini. Kendati demikian, Liverpool juga disebut-sebut tertarik akan jasa Guendogan.

Kedekatan Guendogan dengan Juergen Klopp menjadi dasarnya. Mantan pelatih Guendogan di Dortmund ini kini membesut The Reds.

"Liverpool memiliki tim bagus dan sosok pelatih hebat," ucap Guendogan, pekan lalu.

Guendogan pun tak mau berspekulasi terlalu jauh soal masa depannya. Dia hanya ingin duduk bareng manajemen untuk membicarakan kontrak baru.

"Saya ingin menghadapi situasi ini dengan cara terhormat dan duduk bersama dengan manajemen Dortmund terlebih dulu sebelum membuat keputusan," ujarnya.

Ucapan Guendogan itu pun didengar manajemen Dortmund. Mereka pun siap dengan tawaran untuk mengikat gelandang tim nasional Jerman itu lebih lama.

"Ilkay adalah salah satu pemain kunci. Kami akan melakukan pembicaraan dengannya pada waktu yang tepat. Kami masih punya sedikit waktu," ujar Michael Zorc, Direktur Olahraga Borussia Dortmund, seperti dilansir Bild, Rabu (16/12/2015).

Pemain kelahiran 24 Oktober 1990 itu memang menjadi andalan Dortmund di lini tengah. Pelatih Thomas Tuchel selalu memainkannya dalam 16 pekan pertama Bundesliga musim ini.(Sumber)

Bantai Rival Sekota ? ! ! Juventus Diimbau Tetap Fokus

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memuji performa anak asuhnya usai melibas Torino pada ajang Coppa Italia. Namun, Allegri mengimbau agar skuadnya tak terlena dengan hasil itu.

Pada laga bertajuk Derby della Mole di Stadion Juventus, Rabu (16/12/2015) waktu setempat, Si Nyonya Besar menang 4-0 atas Torino. Empat gol disarangkan oleh Simone Zaza (28' dan 51'), Paulo Dybala (73'), dan Paul Pogba (82').

Kemenangan ini juga mengantarkan Juventus ke babak perempat final Coppa Italia. Kendati demikian, Allegri berharap pasukannya tetap fokus, khususnya pada ajang Serie A.

"Tim ini tampil dalam performa yang bagus dan tak mudah melawan Torino. Kami melakukannya dengan sangat baik. Kami memecahkan kebuntuan pada awal laga dan kemudian mampu mendominasi," ujar Allegri seusai laga.

"Kami juga tidak boleh lupa mengenai posisi kami di papan klasemen Serie A. Hal itu dapat menjaga rasa lapar kami dalam mendapatkan hasil," tuturnya.

Pada laga tersebut, bek muda Juventus, Daniele Rugani, akhirnya diturunkan oleh Allegri setelah hanya tampil dua menit pada musim ini. Allegri pun memuji penampilannya.

"Bukan hal yang mudah bagi Rugani untuk tampil pada laga derbi dan pada fase knock-out seperti Coppa Italia. Namun, dia bermain bagus," kata Allegri.

Pada laga Serie A selanjutnya, Juventus akan bertandang ke markas Carpi di Stadion Alberto Braglia, Minggu (20/12/2015). Laga itu akan menjadi laga pamungkas Bianconeri pada 2015.(Sumber)

Masih Pantaskah Ranieri Dijuluki Sebagai The Tinkerman?

Kamus Inggris versi Collins, mencantumkan kata “tinkerman” dalam salah satu istilah yang dijelaskan. Hal itu merujuk kepada sosok pelatih Claudio Ranieri.

“A manager or coach who continually experiments by changing the personnel or formation of a team from game to game,” tulis kamus tersebut soal penjelasan kata “tinkerman”.

Julukan Tinkerman bukanlah pujian, melainkan sindiran untuk Ranieri. Sebab, kebijakan Ranieri merotasi pemain acap kali tak menjadi solusi.

Kebiasaan itu dimulai Ranieri ketika menangani Chelsea pada 2002-2003. Dia bisa dibilang menentang arus karena kebanyakan pelatih masih memegang teguh istilah "Don't change the winning team".

Akan tetapi, Ranieri berkilah, "Apabila Anda hanya membutuhkan sebelas pemain inti ditambah tiga atau empat pemain cadangan, mengapa Christopher Columbus harus berlayar ke India untuk menemukan benua Amerika?"

Alhasil, hanya ada dua pemain Chelsea yang mendapatkan jatah lebih dari 3.000 menit pada ajang Premier League. Mereka adalah Carlo Cudicini, William Gallas, dan Frank Lampard.

Salah satu tujuan dari kebijakan Ranieri adalah untuk menjaga kondisi fisik Gianfranco Zola yang sudah menginjak usia 35. Zola selalu menjadi starter, tetapi hanya bermain rata-rata 70 menit setiap pertandingan.

Kiper yang direkrut Chelsea pada era Ranieri, Mark Bosnich, mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurut dia, pemain akan terus membumi. Namun, tak seluruh anggota skuad bisa menerima kebiasaan Ranieri.

"Kebiasaan mengutak-atik tim tidak bagus untuk kelangsungan tim. Kadang, Ranieri mengalami masalah dengan beberapa pemain besar di tim," kata Bosnich.

Rotasi ala Ranieri sering diterapkan ketika Chelsea melakoni jadwal padat, salah satunya pada akhir Desember 2002. Chelsea harus menghadapi Southampton, Leeds United, dan Arsenal dari Boxing Day 2002 hingga Tahun Baru 2003.

Formula rotasi Ranieri justru tak ampuh. Chelsea gagal memenangi tiga laga tersebut, bahkan dua di antaranya berakhir dengan kekalahan.

Rentetan hasil negatif memaksa Chelsea terlempar dari zona dua besar. Sejak itu, mereka tak pernah lagi mendekati puncak klasemen. Untungnya, Chelsea mampu mengakhiri musim di posisi keempat sehingga berhak tampil di Liga Champions untuk musim 2003-2004.

Pengikut

Dalam sepak bola modern, Tinkerman malah menjadi wabah. Setiap pelatih tim besar dituntut merotasi skuad untuk mengantisipasi jadwal padat. Pelatih juga tak boleh terpaku pada satu skema agar tak mudah ditebak lawan.

"Saat saya memulai karier pada 1990, orang-orang berkata, 'Mengapa Anda mengubah sistem?'. Saat ini, kebanyakan manajer justru mengubah sistem saat pertandingan," kata Ranieri pada Agustus 2015.

Diklaim Ranieri, salah satu pengikutnya adalah pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola. Bayern era Guardiola tak melulu menggunakan skema empat pemain belakang. Enam dari total 16 partai Bundesliga musim ini dilakoni The Bavarians dengan formasi tiga bek.

"Saat melawan tim asuhan Guardiola, Anda tak akan mengetahui apakah akan menghadapi tiga, empat, atau lima pemain belakang. Anda pun tak bisa mengatakan kepada pemain Anda, 'Mereka bisa bermain dengan cara A atau B.' Anda tak pernah mengetahuinya," tutur Ranieri.

Tak cuma mengubah formasi, Guardiola mengutak-atik susunan tim inti. Apabila ditelaah, tak satu pun pemain non-kiper Bayern diturunkan sebagai starter pada 16 partai Bundesliga musim ini.

Ada banyak Tinkerman di tim-tim besar Premier League. Tengok saja kebijakan Louis van Gaal di Manchester United, Manuel Pellegrini di Manchester City, atau Jose Mourinho di Chelsea.

Di Manchester United, hanya Juan Mata yang selalu tampil sebagai starter pada partai liga. Sementara itu, tak satu pun pemain Chelsea atau Manchester City membukukan kontinuitas serupa Mata.

Khusus untuk Chelsea, Jose Mourinho melakukan bongkar pasang untuk mencari performa terbaik tim yang tak kunjung datang. Dia sempat mencadangkan bintang semacam John Terry, Eden Hazard, atau Diego Costa karena dianggap mengalami grafik menurun.


PAUL ELLIS / AFP Penyerang Leicester City, Jamie Vardy (kanan), melakukan selebrasi usai membobol gawang Chelsea pada laga lanjutan Premier League di Stadion King Power, Senin (14/12/2015) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Tinggalkan cara lama

Sebaliknya dengan Ranieri. Dia berbeda dengan dirinya 12 tahun lalu. Bersama Leicester City yang hanya berkiprah di kompetisi domestik, Ranieri tak harus memutar otak untuk menjalani jadwal padat.

Alhasil, Ranieri tergolong jarang mengutak-atik susunan pemain. Ada lima pemain yang selalu menjadi starter pada 16 partai Premier League, yaitu Kasper Schmeichel, Wes Morgan, Robert Huth, Danny Drinkwater, dan Jamie Vardy.

Catatan tersebut merupakan yang terbanyak dibandingkan kontestan Premier League lainnya. Hanya Watford yang mampu menyamai jumlah tersebut.

Bukan tanpa alasan. Performa puncak pemain semacam Vardy atau Mahrez terlalu sayang untuk dilewatkan.

Vardy sudah mencetak 15 gol di Premier League atau setara dengan total lesakan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di La Liga. Adapun Riyad Mahrez terlibat dalam 18 gol Leicester musim ini.

Terakhir, gol Vardy dan Mahrez membawa Leicester menang atas Chelsea, Senin (!4/12/2015). Kemenangan ini mengokohkan Leicester di puncak klasemen dengan koleksi 35 poin dari 16 pertandingan.

"Kami harus melanjutkan kerja keras karena saya tak mau terbangun dari mimpi. Saya ingin terus bermimpi dengan suporter kami," ucap Ranieri.

Ranieri memang tengah merajut mimpi. Belum ada gelar juara liga di curriculum vitae pelatih kelahiran Roma ini. Prestasi terbaiknya hanyalah menjuarai ajang selevel Piala Liga atau Piala Super.

Andai susunan klasemen bertahan hingga akhir musim, Ranieri tak cuma merealisasikan mimpi. Dia sekaligus menghapus predikat atau sindiran Tinkerman yang melekat dalam dirinya. (Sumber)

Selasa, 15 Desember 2015

Pemain Paling Banyak Bikin Kesalahan Ini Dibilang Pintar

Kiper Liverpool, Simon Mignolet, diboyong ke Liverpool pada 2013, oleh Brendan Rodgers yang memujinya sebagai salah satu kiper terhebat di Premier League. Namun, rekornya sejak berada di Anfield memperlihatkan kenyataan berbeda.
Dilansir dari Fox Sports pada Selasa, 15 Desember 2015, pemain asal Belgia itu kembali melakukan kesalahan fatal, saat melawan West Bromwich Albion pada Senin, 14 Desember 2015. Dia gagal mengantisipasi sepak pojok, yang menjadi gol pertama WBA.
Menurut statistik dari Who Scored, tidak ada kiper lain dengan jumlah eror sebanyak Mignolet. Dia telah membuat delapan kesalahan, yang langsung mengakibatkan gawangnya kebobolan dalam tiga musim terakhir.
Namun, dengan statistik seburuk itu, bos baru Liverpool, Juergen Klopp, tetap menyebutnya pintar. Kiper berusia 27 tahun, itu bahkan telah disodori kontrak baru. "Kiper terpintar yang pernah bekerja dengan saya."

Klopp pasang badan ketika Mignolet mendapat serangan, setelah kesalahan yang dilakukannya pada Senin pagi. Klopp memperingatkan pendukung yang marah, untuk menyalahkan dirinya dan bukan Mignolet.
Spekulasi mencuat dalam beberapa pekan terakhir, tentang perpanjangan kontrak Mignolet. Namun, Klopp telah memastikan, kontrak baru bakal diselesaikan sebelum akhir tahun.

"Saya katakan pada Simon, jika seseorang mengatakan itu salahmu, kau bisa bilang itu tak benar."
"Itu adalah salah saya, karena saya mau kiper yang membantu tim. Saya ingin kiper yang keluar dan mencoba segalanya. Ada 20 pemain di sekitarnya, dia mencoba dan tidak mendapatkan bola pada gol pertama," ujar Klopp.
Klopp juga telah menegaskan, tidak mencari kiper pengganti pada bursa transfer Januari. Dia membantah isu tentang rencana mendatangkan kiper Stoke City, Jack Butland.

Dramatis, 10 Pemain Persija Bikin PS TNI Tersingkir

Persija menang dramatis 1-0 atas PS TNI di laga lanjutan babak delapan besar Grup D di Stadion Manahan, Selasa 15 Desember 2015. Persija menang tipis meski dipaksa bermain dengan 10 pemain di babak kedua.

PS TNI langsung tampil menekan sejak awal laga. Peluang pertama dibukukan PS TNI saat laga baru berjalan dua menit melalui tendangan Legimin Raharjo dari luar kotak penalti. Namun masih bisa diamankan Andritany.

PS TNI terus menekan hingga pertengahan babak pertama, tapi belum membuahkan hasil. Sundulan Erwin di menit 14 masih melebar. Sedangkan sepakan Choirul Hidayat di menit 24 masih bisa diamankan Andritany.

Sementara Persija baru bisa memberikan ancaman pertama ke pertahanan PS TNI pada menit 26. Kiper PS TNI Dhika Bhayangkara melakukan aksi apik dengan memotong umpan matang pemain Persija menggunakan kaki.

Menutup babak pertama tanpa gol, PS TNI langsung tampil menekan sejak awal babak kedua. Menit 51, Pemain PS TNI yang juga eks pemain Persija Guntur Triaji menciptakan peluang yang masih bisa diamankan Andritany.

Persija mendapat ujian berat setelah sang kapten Ismed Sofyan diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua. Ismed melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PS TNI saat duel perebutan bola.

Di tengah tekanan yang menghimpit, keberuntungan menghampiri Persija. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini mendapat hadiah penalti di menit 84 menyusul pelanggaran terhadap Pacho Kenmogne di area terlarang.

Raphael Maitimo yang ditunjuk sebagai eksekutor, sukses menjalankan tugasnya. Bola sepakannya ke pojok kiri gawang gagal dihalau Dhika Bayangkara. Skor 1-0 untuk keunggulan Persija bertahan hingga usai.

Kemenangan ini membuat Persija menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Sementara kekalahan membuat PS TNI dipastikan angkat koper dari turnamen ini setelah gagal meraih satu poin pun di dua pertandingan.

Susunan Pemain:
Persija Jakarta: Andritany, Maman Abdurrahman, Mario Yagalo, Muhammad Roby, Ismed Sofyan, Amarzukih, Syahroni, Raphael Maitimo, Randi Lestaluhu, Aldi Al Achya, Dedi Hartono
PS TNI: Dhika Bayangkara, Choirul Hidayat, Hardiantono, Hendri Aprilianto, Wiganda Pradika, Manahati Lestusen, Legimin Raharjo, Erwin, Ramdani, Suhandi, Guntru Triaji, Dimas Drajad

Sabtu, 12 Desember 2015

Ditolak Lagi, Pupuslah Asa Madrid Tampil di Copa del Rey

Pupuslah harapan Real Madrid untuk tetap bermain di ajang Copa del Rey. Pasalnya, banding kedua yang dilakukan Los Blancos juga ditolak.

Banding pertama Madrid pada Kamis (10/12/2015) sudah ditolak Royal Spanish Football Federation (RFEF), sehingga raksasa La Liga ini mencoba jalur berikutnya dengan melakukan banding kepada Administrative Tribunal for Sport (TAD). Setali tiga uang, TAD pun tidak meluluskan permintaan Si Putih agar tidak didepak dari kompetisi tersebut.

Madrid didiskualifikasi dari pentas Copa del Rey setelah menurunkan pemain tidak sah, Denis Cheryshev, pada leg pertama putaran 32 melawan Cadiz pada pekan lalu. El Real beralasan tak tahu jika gelandang asal Rusia itu harus menjalani hukuman larangan tampil dalam satu pertandingan akibat akumulasi tiga kartu kuning pada musim lalu saat dipinjamkan ke Villarreal.

Padahal dalam laga di markas Cadiz, Cheryshev tampil impresif dan mencetak gol pembuka Madrid, yang meraih kemenangan 3-1. Usai laga, Cadiz langsung melayangkan protes, sehingga Madrid harus melakukan banding agar lolos dari jeratan hukuman.

Dengan penolakan oleh TAD, maka Madrid dipastikan kehilangan kesempatan merengkuh lagi trofi tersebut, yang terakhir kali mereka raih pada 2014.

Kamis, 10 Desember 2015

Ini Arti Tato Baru di Lengan Neymar

Bintang Barcelona, Neymar da Silva Santos Junior, membuat tato baru di tubuhnya. Ia menggambarkan seorang anak muda yang memiliki banyak impian untuk diwujudkan.

Tattoo tersebut menunjukkan Neymar muda sedang melihat ke arah kota, yang diyakini merupakan kota kelahirannya, Mogi das Cruzes, tempat di mana dia bermimpi bermain sepaka bola, sebuah rumah baru dan trofi Liga Champions.

Seperti dilansir Daily Mail, Miguel Bohigues, seniman yang membuat design tersebut di kaki kiri pemain 23 tahun itu, berbicara tentang makna tato sang kapten Brasil melalui Instagram-nya.

INSTAGRAM Tato di lengan Neymar yang memperlihatkan impiannya tentang sepak bola, rumah dan Liga Champions.

"Arti tato ini menceritakan kesuksesan dalam sebuah karier, di mana kita melihat Neymar muda mengenang kembali tempat asalnya dan semua tahun-tahun yang telah dilalui. Hal ini membawa kita ke suatu pengertian, yakni dengan berusaha kita bisa mencapai semua impian kita. Menjadi nomor 1 seperti Neymar," tulis Bohigues.

"Terima kasih lagi karena kulitmu untuk melanjutkannya dengan rencanaku. Terima kasih atas inspirasi bagi banyak orang dan membuat kita bermimpi bahwa di setiap dari kita ada Neymar."
INSTAGRAM Neymar berpose dengan saudarinya, Rafaella, sambil memperlihatkan gambar pada tato di lengan kanannya. Gambar di tato itu mirip dengan pose Rafaella.

Pada Juni lalu, Neymar juga sudah membuat tato di bagian atas lengan kanannya. Di sana terpampang gambar saudarinya, Rafaella.

Gambar yang dia posting di Instagram, memperlihatkan gaya yang sama dirinya dengan Rafaella pada tato.

Neymar tengah menikmati puncak penampilannya bersama Barca pada musim ini. Dia untuk sementara menjadi top scorer La Liga dengan torehan 14 gol dalam 13 laga yang sudah dilakoni.

Pahlawan Arsenal Ingin Akhiri Tabu 5 Tahun

Olivier Giroud ingin membawa Arsenal ke babak perempat final Liga Champions. Harapan itu disampaikan Giroud setelah membawa Arsenal menang atas Olympiakos pada partai terakhir Grup F, Rabu (9/12/2015).

Giroud menjadi pahlawan dengan memborong tiga gol Arsenal pada partai ini. Kemenangan atas Olympiakos mengantarkan Arsenal naik ke posisi kedua dan melaju ke babak 16 besar.

Babak 16 besar seolah menjadi tembok untuk Arsenal. Mereka tak pernah melalui fase ini sejak musim 2010-2011.

"Kami ingin melangkah sejauh mungkin. Namun, target minimal adalah babak perempat final. Ini menjadi tahun keempat aku bersama Arsenal dan kami belum pernah bermain perempat final," kata Giroud.

"Kami akan menjalani jeda dan kembali membuka lembaran Liga Champions pada Februari," tuturnya.

Sebelum partai kontra Olympiakos, Arsenal berada dalam tekanan besar. Mereka harus menang dengan selisih dua gol untuk membalikkan head-to-head dengan Olympiakos.

"Senang bisa lolos karena kami tidak berada di posisi bagus sebelumnya. Kami benar-benar lega malam ini," ucapnya.

Valencia Gagal, Neville Tak Salahkan Siapa Pun

Gary Neville gagal meloloskan Valencia ke babak 16 besar pada laga debutnya sebagai pelatih di Liga Champions.

Valencia yang dilatih Neville takluk 0-2 di kandang sendiri oleh Olympique Lyon, Rabu (9/12/2015) atau Kamis dini hari WIB. Dua gol tim tamu di Stadion Mestall dicetak oleh Gary Maxwell Cornet pada menit ke-37 dan Alexandre Lacazette pada menit ke-76.

Kekalahan dari Lyon mengubur asa Valencia lolos dari Grup H. Mereka hanya berada di posisi ketiga dan cuma berhak meraih tiket ke Liga Europa.

“Lawan memang tampil lebih baik daripada kami. Saya tidak memiliki apologi atas kekalahan ini,” ujar Neville seusai pertandingan seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

“Kami tidak bisa merasa senang dengan penampilan tim ini dan tak bisa menyalahkan siapa pun,” ujar mantan kapten Manchester United itu.

Kegagalan di Liga Champions memperpanjang tren negatif Los Che. Di Divisi Primera La Liga, Valencia juga masih tertahan di posisi ke-8 atau papan tengah.

“Kami masih memiliki beberapa pertandingan lagi sebelum libur Natal. Saya berharap para pemain yang cedera segera kembali. Kami harus terus berjuang demi tujuan kami,” ucapnya lagi.

Setelah pertandingan melawan Lyon, Neville akan menjalani debut La Liga di Estadio Municipal de Ipurua menghadapi tuan rumah Eibar. Posisi klub yang berasal dari Basque itu di tabel klasemen berada tepat di bawah Valencia dengan raihan poin yang sama, 20.

Kesan Kiko Insa Naik Kereta Api di Indonesia

Pemain Arema Cronus, Kiko Insa, mengaku menikmati perjalanan dengan kereta api Malioboro Express dari Malang menuju Sleman, Jawa Tengah, Kamis (10/12/2015).

Anggota tim Arema berangkat dari Stasiun Kota Baru pukul 8.25 WIB. Saat perjalanan, Insa terlihat semringah dengan sebuah headphone di telinga.

"Saya menikmati. Kereta tidak berjalan cepat dan di sini penuh dengan orang-orang ramah," kata Insa.

"Kalau di Spanyol, kereta jalan sangat cepat, tidak seperti di sini. Tetapi, saya cukup menikmati," ujar jebolan Akademi Real Madrid ini.

Pemain Arema Cronus, Kiko Insa (kiri) dan Cristian Gonzales, berpose bersama dalam perjalanan dengan kereta api Malioboro Express menuju Sleman untuk mengikuti babak 8-besar Piala Jenderal Sudirman, Kamis (10/12/2015).

Perjalanan yang memakan waktu sekitar delapan jam tersebut tak terlalu berasa bagi Insa. Dia mengisi waktu dengan berbincang bersama pemain lain atau mendengarkan musik.

"Saya di kereta lebih banyak berbincang dengan teman, kemudian tidur. Tidak ada masalah. Bagi saya, ini adalah pengalaman pertama," ujar Insa.

Arema akan menjalani laga pertama Grup E babak 8 besar dengan menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (13/12/2015).

Menerka Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions

UEFA bakal menggelar pengundian babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Senin (14/12/2015). Mereka bakal membagi semua peserta menjadi dua pot, yaitu juara grup dan runner-up.

Nantinya, tim dari negara yang sama tidak mungkin bertemu pada babak semifinal. Komite Darurat UEFA juga menutup kemungkinan tim Ukraina bertemu dengan klub Rusia pada babak 16 besar.

Tim juara grup bakal melakoni laga tandang terlebih dahulu pada 16 Februari atau 17 Februari 2015. Mereka baru bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan kedua, 23 Februari atau 24 Februari 2015.


Apabila mengacu pada batasan yang telah ditetapkan, berikut ini adalah calon lawan dari setiap peserta babak 16 besar Liga Champions:

Pot juara grup:

A: Real Madrid (Spanyol)
Calon lawan: PSV Eindhoven, Benfica, Juventus, AS Roma, Arsenal, Dynamo Kyiv, Gent

B: Wolfsburg (Jerman)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, Benfica, Juventus, AS Roma, Arsenal, Dynamo Kyiv, Gent

C: Atletico Madrid (Spanyol)
Calon lawan: Benfica, Juventus, AS Roma, Arsenal, Dynamo Kyiv, Gent

D: Manchester City (Inggris)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, PSV Eindhoven, Benfica, AS Roma, Dynamo Kyiv, Gent

E: Barcelona (Spanyol)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, PSV Eindhoven, Benfica, Juventus, Arsenal, Dynamo Kyiv, Gent

F: Bayern Muenchen (Jerman)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, Benfica, Juventus, AS Roma, Dynamo Kyiv, Gent

G: Chelsea (Inggris)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, PSV Eindhoven, Benfica, AS Roma, Juventus, Gent

H: Zenit St Petersburg (Rusia)
Calon lawan: Paris Saint-Germain, PSV Eindhoven, Benfica, Juventus, Roma, Arsenal

Pot runner-up:

A: Paris Saint-Germain (Perancis)
Calon lawan: Wolfsburg, Atlético Madrid, Manchester City, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, Zenit St Petersburg

B: PSV Eindhoven (Belanda)
Calon lawan: Real Madrid, Atletico Madrid, Manchester City, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, Zenit St Petersburg

C: Benfica (Portugal)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Manchester City, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, Zenit St Petersburg

D: Juventus (Italia)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Atlético Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, Zenit St Petersburg

E: AS Roma (Italia)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Atlético Madrid, Manchester City, Bayern Muenchen, Chelsea, Zenit Petersburg

F: Arsenal (Inggris)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Atlético Madrid, Barcelona, Zenit St Petersburg

G: Dynamo Kyiv (Ukraina)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Atletico Madrid, Manchester City, Barcelona, Bayern Muenchen

H: Gent (Belgia)
Calon lawan: Real Madrid, Wolfsburg, Atlético Madrid, Manchester City, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea